Berbakti Kepada Orang Tua
Posted by Anita Soraya pada 14 Agustus 2009
Berbakti kepada kedua orang tua termasuk ibadah dan sangat besar pahalanya. Karena orang tualah yang mengasuh, membesarkan, mendidik, dan menghidupi anak-anaknya.
Oleh sebab itu besarnya jasa orang tua tidak mungkin bisa dibalas dengan segala bentuk balasan dari anaknya, baik berupa jasa maupun materi, termasuk kemewahan dunia. Mengingat begitu besarnya jasa kedua orang tua terhadap anaknya, maka wajib hukumnya bagi seorang anak untuk menghormati kedua orang tuanya.
Bahkan dalam salah satu statemennya Rasulullah menegaskan : ”Keridhoan Allah tergantung pada keridhoan kedua orang tua dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan kedua orang tua”. Sebagai seorang anak yang berbakti kepada kedua orang tua sudah seharusnya kita berbuat baik kepada keduanya.
Untuk itu kita harus memperhatikan adab dan tata cara dalam berbakti kepada keduanya. Adapun adab atau tata cara dalam berbakti kepada kedua orang tua, di antaranya adalah :
- Mencintai dengan sepenuh hati. Cintailah kedua orang tuamu dengan sepenuh hati, hormatilah dan muliakanlah mereka.
- Mendengarkan nasehatnya. Hormat dan patuh atas segala perintahnya yang tidak berrtentangan dengan syariat.
- Mengembirakan hatinya. Hiburlah selalu kedua orang tuamu agar hatinya selalu gembira.
- Menjabat tangannya. Jabat tangannya sebagai wujud penghormatan kepadanya.
- Menghadapi dengan wajah berseri. Hadapi kedua orang tuamu dengan wajah berseri meskipun hatimu terluka.
- Mendo’akannya sepanjang waktu. Do’akan keduanya agar diberi kesehatan dan umur penjang, serta semua amal kebaikannya diterima oleh Allah.
- Mengajaknya bermusyawarah. Ajak bermusyawarah bila hendak melakukan sesuatu, sebab analisa orang tua itu terkadang lebih tajam daripada pemikiranmu.
- Senantiasa meminta do’a restu kepada orang tua setiap akan melakukan aktivitas.
- Bersikap sopan dalam setiap situasi, karena hal itu akan membahagiakannya.
- Tidak mengeraskan suara di hadapannya, supaya tidak ada kesan engkau membentaknya atau memarahinya.
- Tidak membelakanginya. Jangan membelakangi mereka seraya memanggil namanya.
- Tidak mengarahkan pandangan dengan tajam. Karena pandangan yang tajam dapat diartikan sebagai sikap menantang atau benci.
- Tidak menyakiti hatinya baik dengan perkataan maupun perbuatan.
- Tidak mengeluarkan makian dan perkataan kasar.
- Mencari ridhonya setiap hari, karena ridho orang tua berarti juga ridho Allah.
- Membantu pekerjaanya, karena dengan membantu pekerjaan kedua orang tua termasuk juga mencari ridhonya.
- Membantunya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh keduanya.
- Menjaga nama baiknya di hadapan orang lain.
- Bersabar terhadap ketidak mampuannya. Tidak semua orang tua mempunyai kemampuan yang sama dalam meluluskan keinginan anaknya. Untuk itu seorang anak tidak boleh memaksakan kehendak kepada mereka.
- Menyegerakan menjawab panggilannya. Artinya segera merespon panggilannya setiap kali orang tua memanggil, hal ini bila ia mampu menjawabnya atau mendatangi seruannya, kecuali bila ada udzur syar’i.
- Membantu secara finansial. Artinya membantu orang tua setiap kali membutuhkan bantuan keuangan, hal ini jika mampu dilakukan.
- Tidak mengungkit-ungkit pemberian. Hindari sejauh mungkin mengungkit-ungkit jasa atau menyebut segala kebaikan yang telah engkau berikan kepada kedua orang tuamu.
Demikianlah beberapa adab atau tata cara yang harus kita lakukan dalam berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua kita, mudah-mudahan kita semua bisa melaksanakannya, amin. Wallahu a’lam bisshowab.
KLIK LINK DIBAWAH UNTUK DOWNLOAD CERAMAH
- Armen Halim Naro – Berbakti Kepada Orang Tua (Bagian 1)
- Armen Halim Naro – Berbakti Kepada Orang Tua (Bagian 2)
- Armen Halim Naro – Suratku Untukmu (Bagian 1)
- Armen Halim Naro – Suratku Untukmu (Bagian 2)
Artikel Terkait :

Gostav Adam berkata
Seharusnyalah dan mungkin sebuah kewajiban bagi kita harus berbakti kepada orang tua kita. Dialah yang telah mencurahkan Salam kenal dari kami.
kasihsayang penuh kepada kita muali dari lahir sampai sudah berkeluarga. Jangan sampai kasih sayang kita hanya sepanjang galah, sedangkan kasih sayang mereka sepanjang jalan. Tak pernah putus.
Mereka yang selalu membanggakan kita dihadapan orang lain. Dan dialah yang selalu melindungi kita dari cercaan. hinaan dan godaan pihak luar terhadap kita. Membaca artikel ini jadi kange sama ortu nih.
Kapan-kapan sempatkan waktu untuk mampir ke blog kami. Thanks
Rizky berkata
betul betul betul
dinoyudha berkata
berbakti selama masih hidup dan setelahnya.. Semoga Allah memberkahi usia mereka… Saya sayang papa mama.. hhiks.. mksh udah ngingetin mbak…
Anita Soraya berkata
hehehe, syukur deh kalau masih ingat ama orang tua.
buku Bencana Jawa 2011 berkata
Bacaan yang bagus.
Berbakti pada Orang Tua.
kuz09 berkata
Berbakti pada orang tua itu nomor 1. “Jadilah anak yang soleh dan solehah, berbakti pada kedua orang tuamu” kata2 itu sering kita dengar dari guru ngaji, guru agama.
Selamat menunaikan ibadah puasa maaf lahir dan bathin…
Salam persahabatan
iquna berkata
manstap artikelnye…..
ruanghatiberbagi berkata
Nice inpo, Mari kita lakukan kebaikan pada orang tua kita dengan tulus ikhlas
rian_cosmic berkata
Sudah kewajiban kita untuk berbakti dan membahagiakan mereka, salam kenal..
IKETUT ADI PURNAMA berkata
Tulisan yang baik sekali, memang Sudah kewajiban kita semua untuk berbakti dan membahagiakan orangtua kita, dan nanti akan tiba saatnya kita juga akan menjadi orangtua.., salam kenal.
Tutorial Blogger berkata
Keren postingannya sob – berbakti kepada orang tua memang kewajiban kita sebagai anak, maka durhaka lah bagi yang tidak berbakti kepada orang tuanya. Keep posting sob^
Perpustakaan BOKASAFNIO berkata
terima kasih jadi ingat orang tua